Pembelajaran Kooperatif


Bagi peserta didik pada jenjang SD, SMP, SMA/SMK dan yang sederajat pelajaran Matematika merupakan pelajaran yang menjemukan, membosankan, membingungkan dan masih banyak lagi alasan-alasan dari peserta didik tidak suka dengan pelajaran Matematika.

Untuk mengatasi hal tersebut, sebagai guru harus lebih demokratis terhadap peserta didik dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Guru harus mau mendengarkan apa yang menjadi kendala peserta didik dalam belajar Matematika agar dapat ditemukan solusi dalam mengatasi kendala-kendala yang dihadapi.

Disamping itu, metode pembalajaran yang diterapkan oleh guru sebagai fasilitator harus sesuai dengan materi-materi yang disampaikan agar tujuan pembelajaran dapat terwujud. Karena  dengan metode pembelajaran yang sesuai dapat membantu peserta didik dalam menyerap materi pembalajaran khususnya pelajaran Matematika dengan lebih mudah dan menyenangkan. Tentunya dengan harapan dapat menumbuhkan kreativitas peserta didik dalam memahami Matematika.

Beberapa hari yang lalu dalam bulan Agustus 2010, saya mencoba menerapkan metode pembelajaran yang masih belum pernah diterapkan karena beberapa kendala yang terjadi di sekolah tempat saya mengabdi (SMKN 1 Lumajang), yaitu metode pembelajaran kooperatif STAD (bahan penelitian salah satu guru dalam menyelesaikan studi S2) pada siswa kelas X Administrasi Perkantoran 1.

Dari pembelajaran tersebut, semula siswa tampak kebingungan dalam memahaminya. Namun di saat salah satu kelompok bisa mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya dengan baik, suasana kelas langsung berubah menjadi aktif. Setiap kelompok saling berdiskusi dengan kelompok yang lain. Yang semula seperti di rumah kosong menjadi seperti suasana di pasar. Artinya pembelajaran dengan metode seperti ini  membuat peserta didik bisa mengekspresikan idenya dalam belajar matematika.

Semoga dengan pengalaman seperti itu, bisa membuat peserta didik tidak lagi enggan untuk belajar Matematika dengan benar. Dan semoga menjadi inspirasi terutama bagi saya dan para pendidik-pendidik generasi penerus bangsa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s