Orang Miskin Benar-benar Dilarang Sekolah


Pendidikan Dasar 9 Tahun telah lama dicanangkan oleh pemerintah dengan salah satu tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Subsidi pendidikan juga telah dianggarkan tiap tahunnya untuk membantu para peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu. Tentunya dengan harapan tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah.

Namun pada setiap tahun pelajaran baru, tidak sedikit para orang tua peserta didik yang mengeluh dengan tambah mahalnya biaya pendidikan mulai dari jenjang TK, SD, SMP, dan SMA/SMK. Meskipun pemerintah telah melarang sekolah-sekolah untuk melakukan pungutan seperti SPP, uang bangku, uang gedung, namun realitanya hanya istilah saja yang dihapus misalnya pengutan-pengutan berupa istilah Sodaqoh, uang pengembangan dan lain-lain yang intinya sama yaitu biaya mahal.  Orang tua dari keluarga kurang mampu harus berpikir dan berusaha keras untuk menyekolahkan anak-anaknya. Apalagi ingin menyekolahkan di sekolah-sekolah favorit, mungkin hanya menjadi harapan/keinginan semata. Karena pada kenyataannya biaya pendidikan di sekolah-sekolah favorit cukup tinggi. Meskipun memiliki prestasi yang cukup, sepertinya tidak mudah untuk menikmati fasilitas di sekolah favorit. Jangankan mendaftarkan diri, melihat/membaca profil sekolah favorit saja mungkin sudah mundur. Bahkan ada orang tua yang membiarkan anaknya bekerja di usia dini, karena merasakan biaya pendidikan yang terasa berat baginya.

Apa sebenarnya yang terjadi dengan sistem pendidikan di negara kita ini? Pendidikan dasar 9 tahun beserta subsidinya telah direalisasikan. Langkah-langkah untuk mewujudkan tujuan pendidikan juga telah diupayakan. Akan tetapi, tidak sedikit anak-anak usia sekolah yang tidak menikmati indahnya di bangku sekolah. Hal ini merupakan salah satu yang menyebabkan mereka harus kehilangan masa kanak-kanaknya karena harus bekerja sebelum waktunya dan bahkan ada juga yang dinikahkan di usia dini.

Banyak pihak yang harus ikut memikirkan masalah yang terjadi di dunia pendidikan di negara ini. Kebijakan pemerintah harus turut di dukung oleh pihak-pihak yang terlibat dalamnya. Agar orang-orang yang kurang mampu tidak benar-benar dilarang sekolah hanya karena biaya pendidikan yang tidak terjangkau, sehingga negara kita terhindar dari kebodohan yang menyebabkan kemiskinan.

Semoga Pemerintah tidak berhenti untuk membenahi segala kekurangan yang terjadi di Dunia Pendidikan kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s